Kandungan dalam rokok elektrik


Personal vaporizer atau memiliki nama panggilan tersendiri bagi para penggunanya yaitu vape adalah terobosan terbaru dari rokok biasa yang berbahan dasar tembakau. Vape fact saat ini menjadi trend tersendiri bagi orang orang dewasa maupun remaja, sebenernya vape ini tidak di rekomendasikan untuk anak anak di bawah umur maka dari itu pengawasan dari orang tua sangat di butuhkan agar vape yang saat ini sedang hangat hangatnya atau ngetrend ngeterndnya di kalangan masayarakat umum tidak mengganggu pertumbuh kembangan dari anak anak anda. Perlu di tekankan lagi bahwa rokok elektrik berbahaya dan juga tidak terlalu baik untuk kesehatan sama halnya dengan rokok konvensional atau rokok tembakau pada umumnya, namun rokok elektrik vs rokok biasa lebih sehat dan lebih aman bagi kesehatan manusia, itu karena rokok elektrik tidak mengandung zat tar dan juga nikotinnya bisa di atur atau di takar sendiri sesuai dengan selera si pengguna. Jika rokok konvensional yang di bakar atau yang di jadikan sebagai asap yang akan di hisap adalah tembakau berbeda dengan vape, yang akan kita hisap di vape itu bukan asap melainkan uap yang di hasilkan dari pembakaran cairan atau biasa di sebut e liuid, nah liquid itu di bagi dua ada liquid yang mengandung nikotin dan juga ada liquid yang tidak mengandung nikotin, kandungan nikotin yang ada pada ejuiceĀ bernikotin itu bermacam macam biasanya di hitung dalam hitungan mg, di sini lah maksud kandungan rokok elektrik bisa di takar sesuai selera, jadi jika kita ingin kandungan nikotin yang kita hisap rendah kita hanya tinggal membeli atau menggunakan liquid yang berkandungan nikotin rendah saja, biasanya kandungan nikotin di tuliskan di botol cairan tersebut dalam hitungan mg atau anda lebih baik menggunakan cairan liquid yang tidak mengandung nikotin.

Banyak artikel yang menyebutkan bahwa cairan liquid yang bernikotin ataupun yang tidak, sama saja masih mengandung nikotin malahan kandungan nikotinya tidak dapat di prediksi berapa besarkah yang masuk ke dalam tubuh yang menghisapnya. Selain itu rokok elektrik yang bagus sekalipun masih juga memeiliki beberapa zat zat berbahaya yang sama persis dengan yang ada pada rokok konvensional atau rokok tembakau beberapa zat itu ialah propilen glikol, dieter glikol dan gliserin yang dapat menimbulkan penyakit kanker. Namun rokok elektrik ini memeliki keungguluna lain jika di bandingkan dengan rokok konvensional salah satunya kita tidak perlu kerepotan mencari korek api atau harus meminta api kepada orang yang tidak dikenal untuk dapat menyalakan atau menghisapnya, vape aman dan bisa di katakana ramah lingkungan karena tidak menghasilkan asap, karbon monoksida dan abu yang cukup mengganggu orang yang ada di sekitar kita, juga karena vape cigarette ini menggunkan baterai yang reschargeable banyak yang mengatakan rokok elektrik lebih hemat dan juga karena bebas asap maka para penggunanya juga merasa rokok elektrik vaporizer lebih aman bagi orang orang yang ada di sekitarnya.

Jadi kesimpulnya adalah rokok elektrik vs rokok tembakau masih sama sama berbahaya bagi kesehatan namun rokok elektrik memeiliki beberapa keuunggulan yang telah tadi di sebutkan. Perlu di catat dan ingat baik baik untuk cairan liqud karena cairan ini berbahan dasarkan bahan bahan kimia yang cukup berbahaya jika terminum, maka ada baiknya jika anda memiliki liquid, jauhkanlah dari anak anak, karena aromanya yang menggugah selera, bukan tidak mungkin anak anda bisa saja meminum dan menelan liquid ini dan ijika itu terjadi maka sangatlah fatal akibatnya, bukan hanya bahaya bagi anak anak jika terminum, orang dewasa yang sengaja maupun tidak sengaja meminumnya pun bisa sampai kepada kematianya.